Our Origin, Our Identity

by Alisjahbana Haliman
April 17, 2020

It is only in God that we discover our origin, our identity, our meaning, our purpose, our significance, and our destiny. Every other path leads to a dead end.” – Rick Warren

Talasi hadir setelah melihat potensi komoditas premium Indonesia yang tersebar di berbagai pelosok negeri. Kemudian pendiri Talasi, Alisjahbana Haliman berpikir lebih jauh lagi untuk memberikan insentif ekonomi pada warga sekitar tempat komoditas berada. Semua komoditas Talasi adalah ethically sourced, single origin, dan fair trade.  Kami percaya maju bersama dan kolaborasi adalah prinsip kebesaran sebuah ekosistem yang mudah – mudahan menular ke seluruh lini bangsa. 

Bulan ini kami akan mengeksplorasi daerah asal komoditas Talasi, dan juga origin lain yang ada di Indonesia. Tak perlu disangkal bahwa Indonesia kaya alam, budaya, dan kemajemukan. Mimpi kami adalah dapat memanfaatkan dan membawa hasil alam yang diolah, diproses, dikemas oleh anak negeri ke pasar global. Terima kasih bagi Teman Talasi yang selalu setia mendukung kami. Mari kita bersama untuk bangun Indonesia dari masing – masing origin.

We are brewing one of the finest coffee beans in the country at our facility on the foothills of Mount Batukaru, Tabanan, Bali. Tunggu tanggal mainnya! 😉

#DYK kalau buah coklat itu warnanya putih dan manis banget loh kalau matang. Nah coklat itu dari biji buah yang dikeringkan. Nantikan inovasi Talasi dengan coklat Bali! 🙂

Superfood Indonesia

Gaes, ternyata banyak superfood yang jadi perhatian dunia berasal dari Indonesia. Kamu pasti gak menyangka komoditas ini ternyata high demand!

Moringa / Daun Kelor: Yup, pasti ada deh diantara kalian yang di halaman depannya menanam Daun Kelor. Bubuk Moringa ini hits banget di kalangan health conscious global. Daun Kelor ternyata memiliki vitamin C 7 kali lebih tinggi dari Jeruk! Daun Kelor tumbuh dan berkembang baik di Pulau Madura dan Nusa Tenggara Timur.

Coklat: Lebih tepatnya Dark Chocolate, apalagi yang bubuk, saat ini menjadi tren superfood. Bubuk Coklat terbukti baik untuk antara lain: pertumbuhan otot, peredaran darah, dan ehem…meningkatkan gairah seksual. Kami sedang mengembangkan coklat di daerah Tabanan, Bali untuk menjadi kekayaan Talasi. Gak sabar deh untuk kalian bisa rasakan!

Konnyaku / Porang: Sekarang banyak makanan pokok yang menggunakan bubuk Konyaku seperti: nasi sampai ke mie. Memang Konnyaku dari tanaman Porang ini tidak memiliki kalori makanya cocok buat yang diet. Tapi tidak hanya itu manfaatnya. Konnyaku juga baik untuk membersihkan gigi dan melawan bakteri jahat ketika kita mengunyahnya. Tanaman Porang banyak ditemukan di daerah Sidrap, Sulawesi Selatan dan salah satu origin Talasi, Pulau Sumba! Menurut kalian perlu kita jadikan gak nih jadi produk Talasi?? ;

Teripang: Kalau di pasar global terkenal sebagai Sea Cucumber. Teripang ini banyak ditemukan di surga bawah laut, Raja Ampat, Papua Barat. Bentuknya kayak guling dan mungkin kalau kita lihat aslinya kita bakal mikir, makhluk apa sih ini? Ternyata teripang itu berguna bagi kesehatan jantung dan pengobatan kanker. Teripang ini peminatnya banyak dari Tiongkok dan Jepang.

Kunyit: Udah minum jamu belum hari ini? Kebetulan kami punya Turmeric Extract asal Pulau Alor yang memudahkan untuk membuat jamu guys! Kunyit ini lagi dicari banget karena berguna untuk anti inflamasi dan daya tahan tubuh. Campur dengan daun sereh, jahe (pake Watu Ginger Concentrate dong wink wink) dan jeruk nipis, jadi deh ramuan anti sakit!

Temulawak: Satu lagi yang lagi naik daun adalah Temulawak. Tanaman ini berkembang baik di Pulau Jawa hingga Pulau Madura. Temulawak adalah tanaman asli Indonesia yang berguna sekali bagi sistem pencernaan kita. Dan tahu dong, kalau 70% imunitas kita berasal dari pencernaan yang baik.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

How can I contribute? How do we create a better livelihood? How can we use the abundant natural resources and add more value to their lives. This was my purpose calling and I have spent my adult life in the business of adding value to Indonesian natural resources. 

After a few days in Sumba, I was reenergized and felt the urge to start a new journey. This new endeavor will be different. This time I intended to bring more power to the smallholders and farmers in creating a sustainable chain that can give value and impact on their lives. And I named this enterprise Talasi which in sanskrit depicts trees that always bear flowers, fruits and new leaves, and a sweet fragrance or cornflower in Latin America.

Talasi is about exploring and discovering the potential in the obscurity. Talasi is about setting up and operating at the Origin. Talasi is about working with the community, providing them with knowledge, skills and tools. Investing at the grassroots level and connecting the chain to sustain and maintain nature while enhancing livelihoods. With the end game of empowerment to the people of the land.

With the creation of our premium honest brands, Watu and Toye across food and natural ingredient products, everyone can be part of this vision with each purchase in support of the same values and mission to empower the grassroots communities.

We will soon complete our full facilities and retreat in Sumba which is currently roasting our Watu cashews. And our Batukaru Talasi Retreat, Bali opened earlier this year with Flores next in line.

I am excited about what the future holds for “the Origin” and I would like to take this opportunity to extend my personal humble invitation to each and everyone you to visit us and “Experience Talasi”.

Let’s discover the Origin,
Alisjahbana Haliman
Founder